Altora TeamsAltora TeamsMulai percakapan

HRIS untuk tim yang sedang bergerak

Kerja tim lebih jelas. Keputusan lebih cepat.

Altora Teams menyatukan data karyawan, workflow, dan performa agar operasi tumbuh tanpa kehilangan kendali.

Satu ritme untuk seluruh tim

Dari data dasar sampai keputusan harian.

Lihat konteks sebelum meminta update.

People, work, progress.

Semua orang tahu apa yang perlu dilakukan dan siapa yang memutuskan.

Workflow yang rapi membuat keputusan bisa ditelusuri.

Employee record

Clear handoffs

Masalah operasional tidak selalu terlihat seperti masalah HR.

Biasanya ia muncul sebagai pekerjaan berulang, informasi yang terlambat, dan keputusan yang harus dicari kembali.

Data karyawan tidak punya satu sumber

Profil, dokumen, dan status kerja berpindah antara spreadsheet, chat, dan folder pribadi.

Approval bergantung pada follow-up

Cuti, onboarding, dan update KPI tersangkut karena tidak ada alur yang jelas untuk setiap penanggung jawab.

Operasional sulit dibaca saat tumbuh

Saat tim bertambah, pimpinan kehilangan konteks tentang kapasitas, pekerjaan, dan isu yang perlu ditangani.

Proses HR terasa berat untuk tim kecil

Sistem yang terlalu besar membuat implementasi berhenti sebelum tim mendapatkan manfaatnya.

Implementasi yang realistis

Tidak perlu memindahkan semua proses dalam satu minggu.

Kami mulai dari alur yang paling sering membuat tim berhenti, lalu membangun kebiasaan kerja yang bisa dipakai setiap hari.

Pemetaan organisasi

Tetapkan data inti, peran, dan approval owner.

Konfigurasikan workflow sesuai cara kerja tim, bukan sebaliknya.

Go live bertahap

Uji alur, kumpulkan masukan, lalu perluas ke modul berikutnya.

Contoh implementasi

Satu masalah nyata, beberapa alur yang tersambung.

Skenario untuk perusahaan jasa dengan beberapa fungsi kerja dan proses approval yang sebelumnya berjalan lewat spreadsheet serta chat.

Kondisi awal

HR harus menanyakan status cuti, dokumen onboarding, dan pembaruan target ke banyak orang.

Yang ditata lebih dulu

Directory karyawan, manager hierarchy, dan checklist onboarding.

Yang menyusul

Cuti, attendance, lalu KPI dan review berkala.

Cara Altora Teams membantu

Satu profil untuk setiap employee record dan dokumen penting.

Setiap workflow menunjukkan owner, status, dan jejak keputusan.

Manager melihat konteks tim tanpa mengejar update manual.

Sebelum dan sesudah tim punya satu sistem kerja.

Perbedaannya bukan sekadar lebih digital. Tim mendapat konteks yang sama saat harus mengambil keputusan.

Sebelum Altora Teams

Informasi dikumpulkan ulang setiap kali ada pertanyaan.

Approval bergantung pada chat dan ingatan orang yang terlibat.

Onboarding berbeda antara satu manager dan manager lain.

KPI dicatat, tetapi sulit dihubungkan ke pembicaraan tim.

Dengan Altora Teams

Data dan dokumen karyawan tersedia dalam konteks yang sama.

Setiap approval memiliki owner, status, dan jejak yang jelas.

Checklist membantu pengalaman onboarding tetap konsisten.

Performa dibahas dari data kerja, bukan dari ingatan terakhir.

Mulai dari kebutuhan tim hari ini.

Altora Teams dapat tumbuh dari fondasi people operations ke workflow dan performance management.

People directory

Profil, status kerja, struktur tim, dan dokumen karyawan dalam satu tempat.

Leave & attendance

Pengajuan, approval, catatan kehadiran, dan kalender operasional yang mudah ditelusuri.

Performance

KPI, check-in, dan review yang menghubungkan pekerjaan harian dengan tujuan tim.

Workflow

Alur onboarding, pengingat, dan tugas lintas tim yang bisa dikonfigurasi sesuai cara kerja Anda.

Altora Teams

Mari rapikan cara tim Anda bekerja.

Mulai dengan percakapan tentang workflow yang paling sering membuat pekerjaan berhenti.

Hubungi Altora Teams